Kurang Konsumsi Garam Sebabkan Serangan Jantung Dan Stroke


Dokter selalu memberikan nasihat untuk mengurangi konsumsi garam karena tidak baik untuk kesehatan. Tapi sekarang sebuah penelitian baru menunjukkan hal sebaliknya. Mengurangi garam meningkatkan resiko kematian dari serangan jantung dan stroke.

The American Medical Association melakukan penelitian selama delapan tahun pada 3.681 orang sehat di Eropa yang beusia antara 50 sampai 60 tahun. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi minimal satu sendok teh garam per hari tidak dalam kondisi yang lebih sehat daripada mereka yang makan garam lebih banyak atau dengan kata lain orang yang mengkonsumsi garam lebih dari satu sendok teh perhari mempunyai tingkat kesehatan yang sama dengan orang yang mengkonsumsi satu sendok teh garam perhari .

Sebaliknya, mereka yang makan lebih sedikit garam (kurang dari satu sendok teh per hari) terbukti memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi akibat serangan jantung. Penelitian itu juga menunjukkan mereka yang mengkonsumsi banyak garam tidak mendapatkan resiko lebih tinggi untuk menderita tekanan darah tinggi (hipertensi).

Menurut para peneliti seperti dikutip oleh dailymail, kadar garam yang rendah pada tubuh dapat meningkatkan stres pada sistem-sistem dalam tubuh, mengurangi sensitivitas insulin dan mempengaruhi hormon yang mengontrol tekanan darah dan penyerapan garam.

2 comments:

fbindonesiacerita said...

Dilema.

fbindonesiacerita said...

Waduh, bagaimana ini, dilema ternyata. Banyak susah, kurang susah juga ya. tapi saya pernah baca bagi yang perlu mengurangi konsumsi garam, dapat mencoba trik dari artikel berikut http://goo.gl/B4nnj6 bahwa memakan makanan yang segar dan masih dalam kondisi hangat dapat menikmati makanan yang kita makan.

Artikel Populer